BerandaHukumPPJNA 98 : DEMI KEWIBAWAAN NEGARA & KEDAMAIAN PAPUA, TUMPAS HABIS KELOMPOK...

PPJNA 98 : DEMI KEWIBAWAAN NEGARA & KEDAMAIAN PAPUA, TUMPAS HABIS KELOMPOK TERORIS KKB OPM

JAKARTA – Menyimak apa yang disampaikan Menkpolhukam Mahfud MD sangat tepat. Pemerintah tegas terhadap Kelompok Teroris KKB Papua, tidak hanya teroris Papua siapapun yang melakukan aksi teroris pemerintah harus menindak tegas sesuai hukum dan perundang undangan yang berlaku, kata Abdul Salam Nur Ahmad Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 “PPJNA 98”, Selasa (04/05/2021).

Mahpud MD mengatakan “penetapan KKB Papua sebagai teroris disebut tidak semata hanya berdasarkan keinginan pemerintah. Sebelum ditetapkan banyak tokoh yang mendorong pemerintah mencap KKB sebagai teroris. Saya heran kenapa ribut (soal KKB teroris), (soal 417 terduga teroris) enggak ribut tuh,” ujar Mahfud.

Lebih lanjut mengatakan bahwa penetapan KKB sebagai teroris punya dasar hukum yang cukup kuat. Di mana dasar hukumnya adalah Undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang Terorisme. Pasalnya, dalam aturan itu disebut kalau teroris merupakan orang yang melakukan tindakan kekerasan dan ancaman kekerasan terhadap masyarakat yang menimbulkan suasana teror.

“Itulah terorisme. Bandara dikepung, kalau ada pesawat ditembak. Pesawat datang dibakar, sekolah dibakar, orang dibakar,” katanya.

“Maka pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris,” kata Mahfud pada Kamis, 29 April 2021.

Pertimbangan itu diambil sejalan dengan pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo kemudian dikuatkan dengan argumen yang dikeluarkan BIN, TNI dan Polri.

Bahwasanya disebutkan pemerintah perlu mengambil tindakan untuk mengimbangi kekuatan bersenjata di wilayah Timur Indonesia, tokoh-tokoh di Papua sendiri juga mendukung langkah pemerintah.

“Oleh sebab itu setiap kekerasan, tindak kekerasan, yang memenuhi unsur-unsur UU Nomor 5 Tahun 2018 kita nyatakan sebagai gerakan teror dan secara hukum pula kami akan segera memprosesnya sebagai gerakan terorisme yang tercatat di dalam agenda hukum kita,” kata mantan Mahfud MD.

Ketum PPJNA 98 Anto Kusumayuda mengatakan “Dengan telah ditetapkannya KKB Papua sebagai teroris oleh pemerintah menjadi dasar bagi aparat penegak hukum TNI, Polri, BIN dan jajaran terkait untuk menindak tegas KKB Papua dan jaringannya, jangan kasih kendor sikat habis, ungkap Anto.

Selanjutnya Abdul Salam Nur Ahmad mengatakan “Setelah ditetapkan KKB sebagai teroris banyak tokoh ribut mempertanyakan keputusan pemerintah tersebut, mereka itu aneh sudah jelas KKB angkat senjata, banyak membunuh masyarakat sipil, melakukan teror , pembakaran , gugurnya anggota TNI, Polri akibat kebiadaban KKB , malahan dibela , itu jelas bahwa mereka yang tidak setuju KKB dinyatakan teroris berarti mereka merupakan bagian atau pendukung teroris papua.

Untuk kewibawaan negara, kewibawaan hukum serta menyelamatkan rakyat Papua dari aksi teroris Papua, tumpas habis teroris KKB Papua dan kejar tangkap tokoh dan jaringan pendukungnya pungkas Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 “PPJNA 98″. (PrabuSantoaan NusaKerta)”””

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Bagus Dibaca

Artikel Terkait