Beranda Ekonomi Patriot Desa : Kopi Robusta Potensi Perkebunan Desa Gunung Karamat Kab.Sukabumi

Patriot Desa : Kopi Robusta Potensi Perkebunan Desa Gunung Karamat Kab.Sukabumi

- Advertisement -

Kabar Pedesaan – Patriot Desa yang diterjunkan Gubernur Jawa Barat mengajak petani mengembangkan tanaman kopi robusta jenis varian bontang di Desa gunung karamat Kecamatan cisolok Kabupaten sukabumi hal itu diutarakan oleh Ahmad jamaludin dan Opik Patriot Desa pada redaksi, Sabtu (26/12/2020).

Selanjutnya Opik mengatakan “Melihat potensi yang cocok untuk dikembangkan secara geografis di Desa Gunung Karamat Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat adalah sebuah Desa yang terletak di darerah perbukitan, Desa Gunung Karamat terletak di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten, dengan jarak ke pusat pemerintahan kabupaten sukabumi sekitar 30 KM yang berlokasi di Pelabuhan Ratu, dengan luas wilayah 14.80 Km2. Desa Gunung Karamat berada di daerah pegunungan perbukitan dengan ketinggian 600 – 750 Mdpl, katanya.

Ahmad Jamaludin mengatakan “Gunung Karamat merupakan Desa perbatasan antara Propinsi Jawa Barat dan Propinsi Banten, sehingga kultur dan budayanya pun lekat dengan kebudayaan Banten (yang disebut Banten Kidul). Letak geograpis Desa Gunung Karamat yang berada di pegunungan sangat mendukung masyarakat sekitar yang sebagian besar merupakan petani. Gunung Karamat di anugrahi pemandangan yang sangat indah dan banyak tempat yang jika di kelola dengan baik bukan tidak mungkin akan menjadi destinasi wisata yang akan banyak di kunjungi. Dengan keadaan desa gunung karamat berada di ketinggian dan juga melihat peluang pasar kedepan, ungkapnya.

Lanjut Opik mengatakan “potensi petani di Desa gunung karamat akan maju dan meningkat ekonominya sangat tinggi, apalagi tanaman kopi yang dikembangkan nantinya secara alami sebagaimana pengembangan kopi di daerah dataran tinggi, seperti yang sudah berjalan di daerah Garut.

“Perlu diketahui bahwa kopi saat ini dan ke depan bukan sebatas kebutuhan masyarakat Sukabumi, melainkan menjadi konsumsi dunia,” sebut Opik.

Penanaman Kopi baru kali ini dan berharap berharap masyarakat sudah dapat memulai penanaman kopi secara alami dan perlahan di seluruh lahan-lahan kosong di desa gunung karamat

“Jika tahun ini bisa dimulai dengan luas tanaman mencapai 15 hektare, maka tiga tahun ke depan desa gunung karamat sudah memiliki 45 hektare lahan kopi robusta Ini harapan kami dan pemerintah siap mendukung,” kata Opik.

Selain mengharapkan berbagai program pembangunan dalam pengembangan ekonomi masyarakat, kedepan masyarakat berharap agar desa gunung karamat dijadikan sebagai objek agrowisata apalagi disana tersedia potensi-potensi alam seperti bukit kolecer, yang cocok untuk kegiatan paralayang, awi lega, puncak gunung karamat, embung desa dan perkebunan kopi seluas kurang lebih 15 hektar yang sudah tertanam sekitar 35 ribu pohon kopi.

TREN menjamurnya kedai kopi di beberapa kota diharapkan bukan hanya meningkatkan potensi para pemuda yang menjadi pelaku bisnis di bagian hilir. Para pemuda yang terlibat di hulu juga diharapkan bisa mengembangkan potensi bisnis dari pertanian kopi. Pertanian kopi memang sudah menarik minat para pemuda, hal ini juga yang di gagas patriot Desa, ujar Opik.

Menurut Ahmad Jamaludin, saat ini, pengembangan ekonomi di kalangan pemuda terutama pada Bumdes fokus pada pengembangan pertanian kopi. Perkebunan kopi itu tersebar di pegunungan, desa gunung karamat .

“Pengembangan kopi di desa gunung karamat saat ini baru berjalan satu tahun dan nantinya akan di pegang kelola oleh Bumdes. Kata ahmad jamaludin

Menurut ahmad jamaludin Memanfaatkan Potensi yang ada di desa gunung karamat yang bersumber dari sumber daya alam terdapat 3 sektor, yaitu: perkebunan, pertanian dan pariwisata. Melalui ketiga sektor tersebut gagasan disusun untuk pengembangan ekonomi masyarakat desa, pungkasnya. (Rd.Ratu Dinar Nusantara)***

- Advertisement -
- Advertisement -

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Bagus Dibaca

Sekjen PPJNA 98 : Sebagai Barisan Pendukung Jokowi Sejati, Moeldoko Jangan Mundur dari KSP, Lawan Terus Penghianat .. !

JAKARTA - Luar biasa ketokohan Moeldoko menjadi pembicaraan publik , tokoh yang tenang mantan Panglima TNI didaulat diminta para pendiri, senior dan anggota Demokrat...
- Advertisement -

Sekjen PPJNA 98 : Sindiran AHY Soal Jaket Demokrat pada Moeldoko, Memperjelas Lemahnya Kepemimpinannya AHY di Demokrat

JAKARTA - Menanggapi pernyataan AHY atas Jaket Demokrat yang dipakai Moeldoko saat pidato menerima kepercayaan sebagai Ketum Demokrat dari peserta KLB, pernyataan yang disampaikan...

Sekjen PPJNA 98 : SBY Vs Moeldoko, Jawaban Gusdur, 27 Juli dan Penggusuran Anas

JAKARTA - KLB Demokrat itu terjadi dipicu dari keresahan kegelisahan internal partai Demokrat, para senior dan pendiri Demokrat tidak punya arti apa apa tidak...

KLB Partai Demokrat di Sumut dan Terpilihnya Moeldoko Sebagai Ketum, Puncak Kejenuhan Dalam Kepemimpinan SBY & AHY

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad (Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 - PPJNA 98) MEDAN - Ditengah Partai Demokrat menurun, gagal dalam pilkada...

Artikel Terkait

Sekjen PPJNA 98 : Sebagai Barisan Pendukung Jokowi Sejati, Moeldoko Jangan Mundur dari KSP, Lawan Terus Penghianat .. !

JAKARTA - Luar biasa ketokohan Moeldoko menjadi pembicaraan publik , tokoh yang tenang mantan Panglima TNI didaulat diminta para pendiri, senior dan anggota Demokrat...

Sekjen PPJNA 98 : Sindiran AHY Soal Jaket Demokrat pada Moeldoko, Memperjelas Lemahnya Kepemimpinannya AHY di Demokrat

JAKARTA - Menanggapi pernyataan AHY atas Jaket Demokrat yang dipakai Moeldoko saat pidato menerima kepercayaan sebagai Ketum Demokrat dari peserta KLB, pernyataan yang disampaikan...

Sekjen PPJNA 98 : SBY Vs Moeldoko, Jawaban Gusdur, 27 Juli dan Penggusuran Anas

JAKARTA - KLB Demokrat itu terjadi dipicu dari keresahan kegelisahan internal partai Demokrat, para senior dan pendiri Demokrat tidak punya arti apa apa tidak...

KLB Partai Demokrat di Sumut dan Terpilihnya Moeldoko Sebagai Ketum, Puncak Kejenuhan Dalam Kepemimpinan SBY & AHY

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad (Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 - PPJNA 98) MEDAN - Ditengah Partai Demokrat menurun, gagal dalam pilkada...

LSM KKPS & Barikade 98 Gelar Sosialisasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pelaku UMKM se wilayah Kec.Nagrak.

S U K A B U M I - Para pelaku usaha kecil ultra mikro se wilayah Kecamatan Nagrak mendapatkan pemahaman tentang perlindungan kesehatan...
- Advertisement -