Beranda Hukum 2 Mentri tersangka, Jokowi Tegas Siapapun Bersalah Proses Hukum Beri Contoh Revolusi...

2 Mentri tersangka, Jokowi Tegas Siapapun Bersalah Proses Hukum Beri Contoh Revolusi Ahlaq ?

- Advertisement -

Oleh : Asbit Panatagara (Deklarator DPN BARIKADE 98)

Belum lama ini KPK melakukan OTT mentri KKP terkait kasus Benur di bandara soetta sepulang kunker ke Amerika, dan kini KPK kembali mentersangkakan seorang Mentri lagi yaitu Mensos Juliari P Batubara terkait dana bansos covid 19.  KPK lembaga anti rasuah benar2 “unjuk taring” hanya dalam kurun waktu yang cukup pendek 2 mentri sekaligus berhasil di ringkus sebagai tersangka kasus korupsi dan sudah sepantasnya mendapat apresiasi masyarakat indonesia.

KPK sebagai lembaga yang di amanati oleh undang undang khusus menangani kasus kasus korupsi telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, 2 mentri di ciduk dan itu membuktikan bahwa Presiden Jokowi sangat konsen dan fokus dalam penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Sekaligus juga membuktikan bahwa Presiden Jokowi tidak pernah mau menintervensi proses penegakan hukum.
Jokowi tanpa tedeng aling aling melalui KPK untuk menyapu bersih semua praktek oraktek kotor, amoral dan penghianatan kepada Negara termasuk yang di lakukan oleh pejabat negara sekalipun. Pada 2 kasus mentri yang sudah menjadi tersangka itu membuktikan bahwa “WARNING” Jokowi kepada smua mentri saat plantikan untuk tidak korupsi telah terbukti.

Selain itu menurut saya, Jokowi sedang memberikan contoh nyata dari Jargon jargon yang sedang ramai di medsos dan di ceramah ceramah tentang Revolusi Ahlaq. Jokowi tengah memberikan bukti nyata bahwa siapapun jika bersalah maka di mata hukum itu sama, tidak ada pngecualian, dan itu adalah wujud Ahlaq yang selaras dengan tindakan.

Korupsi adalah contoh Ahlaq yang buruk, maka harus di berantas hingga ke akarnya begitupun prilaku intoleran, premanisme, ujaran kebencian, fitnah sebar hoax adalah ahlaq yang sangat buruk dan harus di tindak tegas tanpa pandang bulu.
Karena Revolusi Ahlaq itu menurut saya pengertiannya adalah dari prilaku buruk menjadi baik, dari tidak patuh menjadi patuh terhadap hukum, dari ucapan kasar menjadi lembut dan bijak, dari yang biasanya Lari menghadapi masalah menjadi berani menghadapi masalah dengan gentle dan yang trpenting dari itu semua yaitu harus dimulai dari diri dan lingkungan sendiri, dan Jokowi tengah memberikan contoh itu kepada masyarakat indonesia bahwa Revolusi Ahlaq bukan hanya kata kata yang pekik di teriakan dalam ceramah ceramaj tapi Revolusi Ahlaq itu Keberanian melaksanakan selarasnya Ucapan & Perbuatan, terutama sebagai Pemimpin. Contoh saja misalkan tidak kabur kaburan saat menghadapi hukum, itu contoh kecil saja. Terimakasih

Tegakan Hukum Kawal Demokrasi dan Jaga Indonesia

- Advertisement -
- Advertisement -

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Bagus Dibaca

Sekjen PPJNA 98 : Sebagai Barisan Pendukung Jokowi Sejati, Moeldoko Jangan Mundur dari KSP, Lawan Terus Penghianat .. !

JAKARTA - Luar biasa ketokohan Moeldoko menjadi pembicaraan publik , tokoh yang tenang mantan Panglima TNI didaulat diminta para pendiri, senior dan anggota Demokrat...
- Advertisement -

Sekjen PPJNA 98 : Sindiran AHY Soal Jaket Demokrat pada Moeldoko, Memperjelas Lemahnya Kepemimpinannya AHY di Demokrat

JAKARTA - Menanggapi pernyataan AHY atas Jaket Demokrat yang dipakai Moeldoko saat pidato menerima kepercayaan sebagai Ketum Demokrat dari peserta KLB, pernyataan yang disampaikan...

Sekjen PPJNA 98 : SBY Vs Moeldoko, Jawaban Gusdur, 27 Juli dan Penggusuran Anas

JAKARTA - KLB Demokrat itu terjadi dipicu dari keresahan kegelisahan internal partai Demokrat, para senior dan pendiri Demokrat tidak punya arti apa apa tidak...

KLB Partai Demokrat di Sumut dan Terpilihnya Moeldoko Sebagai Ketum, Puncak Kejenuhan Dalam Kepemimpinan SBY & AHY

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad (Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 - PPJNA 98) MEDAN - Ditengah Partai Demokrat menurun, gagal dalam pilkada...

Artikel Terkait

Sekjen PPJNA 98 : Sebagai Barisan Pendukung Jokowi Sejati, Moeldoko Jangan Mundur dari KSP, Lawan Terus Penghianat .. !

JAKARTA - Luar biasa ketokohan Moeldoko menjadi pembicaraan publik , tokoh yang tenang mantan Panglima TNI didaulat diminta para pendiri, senior dan anggota Demokrat...

Sekjen PPJNA 98 : Sindiran AHY Soal Jaket Demokrat pada Moeldoko, Memperjelas Lemahnya Kepemimpinannya AHY di Demokrat

JAKARTA - Menanggapi pernyataan AHY atas Jaket Demokrat yang dipakai Moeldoko saat pidato menerima kepercayaan sebagai Ketum Demokrat dari peserta KLB, pernyataan yang disampaikan...

Sekjen PPJNA 98 : SBY Vs Moeldoko, Jawaban Gusdur, 27 Juli dan Penggusuran Anas

JAKARTA - KLB Demokrat itu terjadi dipicu dari keresahan kegelisahan internal partai Demokrat, para senior dan pendiri Demokrat tidak punya arti apa apa tidak...

KLB Partai Demokrat di Sumut dan Terpilihnya Moeldoko Sebagai Ketum, Puncak Kejenuhan Dalam Kepemimpinan SBY & AHY

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad (Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 - PPJNA 98) MEDAN - Ditengah Partai Demokrat menurun, gagal dalam pilkada...

LSM KKPS & Barikade 98 Gelar Sosialisasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk pelaku UMKM se wilayah Kec.Nagrak.

S U K A B U M I - Para pelaku usaha kecil ultra mikro se wilayah Kecamatan Nagrak mendapatkan pemahaman tentang perlindungan kesehatan...
- Advertisement -